Halo, Sobat Otomotif! Siapa sih yang nggak kenal Mitsubishi Xpander? Mobil LMPV dengan desain futuristik dan kabin lega ini memang jadi primadona di jalanan. Apalagi, harganya yang stabil membuat unit bekasnya juga banyak diburu. Nah, kalau kamu termasuk salah satu yang lagi ngincar Xpander bekas, bagus banget! Tapi tunggu dulu, ada beberapa hal krusial yang perlu kamu tahu sebelum melangkahkan kaki ke dealer mobkas atau bertemu penjual pribadi.
Membeli mobil bekas itu seperti mencari jodoh, harus teliti dan jangan sampai terbuai penampilan. Xpander, meski bandel, bukan berarti bebas dari 'penyakit' bawaan yang sering muncul di usia pakainya. Yuk, kita bedah tuntas 3 'penyakit' umum Mitsubishi Xpander bekas biar kamu nggak nyesel di kemudian hari!
Sebelum kita mulai, penting juga nih untuk mempersiapkan mobil idamanmu agar selalu nyaman. Sambil jalan-jalan cari Xpander idaman, siapkan juga aksesoris pendukung kenyamanan di mobil. Misalnya, DAP D-CCP7 Car Charger Bluetooth Serba Guna Transmitter USB & Type-C 3.4A - Garansi 1 Tahun agar gadget tidak kehabisan daya, sekaligus bisa jadi transmitter Bluetooth untuk musik favoritmu. Praktis banget kan?
1. Masalah Kaki-Kaki: Shockbreaker Belakang dan Bushing Arm Depan
Ini dia 'penyakit' yang paling sering dikeluhkan para pemilik Xpander, terutama di unit-unit awal produksi. Gejalanya cukup kentara dan bisa bikin perjalanan nggak nyaman:
- Bunyi Gluduk atau Gemuruh: Saat melibas jalan rusak, polisi tidur, atau gundukan kecil, terdengar bunyi 'gluduk-gluduk' dari arah belakang atau depan. Ini biasanya indikasi shockbreaker belakang yang mulai lemah atau bushing arm depan yang sudah oblak.
- Mobil Terasa Limbung: Kalau kamu merasa mobil sedikit limbung saat bermanuver atau di kecepatan tinggi, ini juga bisa jadi pertanda kaki-kaki yang bermasalah.
Apa yang harus diperiksa?
Saat test drive, ajak penjual lewat jalanan yang sedikit bergelombang atau ada polisi tidur. Dengarkan baik-baik suara dari bawah mobil. Jangan ragu untuk mencoba mengayun-ayunkan bodi mobil secara manual di bagian belakang dan depan untuk merasakan respons suspensi. Cek juga secara visual kondisi karet bushing arm di bagian depan, apakah ada retakan atau sudah pecah.
2. Power Steering Elektrik (EPS) Bermasalah
Mitsubishi Xpander menggunakan sistem Electric Power Steering (EPS). Meskipun modern, sistem ini juga bisa punya 'penyakit' kalau nggak diperhatikan. Gejalanya lumayan mengganggu:
- Setir Terasa Berat: Paling sering dikeluhkan adalah setir yang terasa berat saat diputar, terutama di kecepatan rendah atau saat parkir.
- Muncul Bunyi Dengung atau Berdecit: Ada suara dengung atau berdecit yang kadang muncul saat setir diputar, menandakan ada masalah pada motor EPS atau komponen di dalamnya.
Apa yang harus diperiksa?
Nyalakan mesin mobil dan putar setir dari ujung kiri ke ujung kanan secara perlahan. Rasakan apakah ada perbedaan berat saat memutar setir, atau apakah ada bunyi aneh yang menyertainya. Setir Xpander seharusnya terasa ringan dan responsif. Kalau sudah berat atau berbunyi, siap-siap dana ekstra untuk perbaikan.
3. AC Kurang Dingin atau Blower Berisik
Indonesia itu panas, jadi AC mobil wajib berfungsi prima! Sayangnya, beberapa unit Xpander bekas juga ada yang mengeluhkan masalah di sektor pendingin kabinnya:
- AC Kurang Menggigit: Udara yang keluar dari AC terasa kurang dingin atau butuh waktu lama untuk mendinginkan kabin, meskipun pengaturan sudah di paling dingin.
- Blower Berisik: Ada suara nguing-nguing, kretek-kretek, atau dengungan kasar dari arah blower AC di balik dasbor.
Apa yang harus diperiksa?
Saat test drive, nyalakan AC dan atur di suhu terdingin serta kecepatan blower maksimal. Rasakan hembusan anginnya, apakah sudah cukup dingin dalam waktu singkat. Dengarkan juga, apakah ada suara aneh dari blower. Jika ada, bisa jadi blower kotor, rusak, atau bahkan freon yang bocor.
Tips Tambahan dan Potensi Upgrade Setelah Beli Xpander Bekas
Setelah urusan 'penyakit' bawaan sudah kamu cek dan aman, ada beberapa hal lagi yang bisa bikin pengalaman berkendara kamu makin nyaman. Nah, kalau urusan mesin dan kaki-kaki sudah beres, mungkin kamu kepikiran buat upgrade interior biar makin betah di jalan. Kalau Xpander yang kamu incar masih pakai head unit standar yang membosankan, saatnya lirik MobileTech Head Unit Mobil Android Mitsubishi Xpander Double Din 9/10 inch IPS Screen CarPlay Android Auto ini. Dijamin perjalanan jadi lebih seru dengan fitur hiburan dan navigasi yang lebih modern!
Satu lagi nih, Bro. Setelah dapat Xpander idaman, jangan lupa jaga penampilannya, ya. Apalagi kalau sering parkir di luar. Biar cat awet, terhindar dari debu, dan cuaca ekstrem, sangat disarankan pakai Sarung Mobil Mitsubishi Xpander UV Waterproof Anti Debu. Investasi kecil untuk perlindungan maksimal!
Kesimpulan: Teliti Sebelum Membeli!
Membeli Mitsubishi Xpander bekas memang pilihan yang cerdas, mengingat reputasi dan fitur yang ditawarkannya. Namun, kuncinya adalah ketelitian. Jangan terburu-buru, luangkan waktu untuk mengecek setiap detail, mulai dari eksterior, interior, hingga yang paling penting: bagian mesin dan kaki-kaki.
Kalau perlu, ajak teman yang mengerti mobil atau, lebih baik lagi, bawa langsung ke bengkel terpercaya untuk diinspeksi secara menyeluruh. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan Xpander bekas impian tanpa perlu khawatir ada 'penyakit' yang bikin nyesel di kemudian hari. Selamat berburu, Sobat!

